Senin, 28 Februari 2011

FF " T A I N T E D ^^ L O V E " part 2

Annyeong^^..
kembali lagi dengan part 2


main cast:

kim taeyeon,jessica,yuri,yoona,sooyoung
xiah junsu,yunho,yoochun,hero,cangmin

happy reading^^


"Dasar otak mesum"guman Taeyeon dalam hati ketika melihat Junsu asik menatap ke bagian dada wanita muda yang ada di depannya.

"Hmmmmm"Taeyeon berdehem membuat junsu tersadar dan salah tingkah

"Eh..ah.."Junsu salah tingkah sambil menggarut rambutnya sambil berjalan meninggalkan Taeyeon

"Aisthhhh!!! kenapa aku bisa salah tingkah seperti ini di depannya "Guman Junsu dalam hati sambil menatap Taeyeon dari kejahuan


@ 2 hari kemudian

Karna sering berselisih pendapat dengan Taeyeon,Junsu menjadi penasaran pada Taeyeon,kerap kali Junsu memperhatikan Taeyeon yang sedang bekerja,dan Juga Junsu tidak pernah melepaskan pandangannya dari Taeyeon bila mereka ada di area.Siang itu Junsu  sengaja mondar-mandir di depan Taeyeon  untuk menarik perhatian Taeyeon,tapi sayang Taeyeon tidak meladeninya,Taeyeon malah sibuk meyelesaikan laporannya.
karna tidak ada tanggapan dari Taeyeon Junsu sengaja menobrol dengan kasir yang tepat ada di hadapan Taeyeon yang sedang mengerjakan laporan mau tidak mau Taeyeon menatap ke arah Junsu karna kencangnya suara Junsu bicara

"Apa kau bisa tidak menggangu kasirku"sindir Taeyeon

"aku tidak menggangunya!!aku hanya mengajaknya ngobrol,lagi pula belum ada coustomer yang datang ke toko ini,dari pada dia mengantuk lebih baik aku ajak bicara saja"Junsu membela diri

"Tetap saja tidak aku ijinkan kau menggangu kasirku,dengan alasan apapun"kata Taeyeon ketus



@Sementara itu

"Sica!!!! Yunho menyebalkan sekali,aku telpon tidak di angkat,aku sms tidak di balas padahal aku sudah mengisi pulsa telponnya"adu Yuri pada sahhabatnya itu

"Yuri sedang punya masalah!!! bagaimana aku menceritakan masalahku padanya kalau dia saja seperti ini"guman Sica dalam hati

"Sica-aa!!! apa kau mendengarkanku"seru Yuri sedikit berteriak

"Ne!! Yuri-ssi!!"jawab Sica cepat

"Yuri kau tidak boleh terus-terusan bersikap seperti ini padanya,mungkin saja Yunho punya masalah penting hingga ia lupa menggabarimu"kata Sica lembut

"Tapi aku tidak suka akan sikapnya yang seperti ini"kata Yuri

"Siapapun tidak akan suka bila di abaikan oleh orang yang di sayang"jawab Sica

"Sica-aa!! jadi menurutmu aku harus bagaimana"tanya Yuri

"Kau harus sabar sampai Yunho mengabarimu"jawab Sica

"Kalian berdua tolong kalian berdua proses barang ini!!! ini hangernya"Yoochun memerintah sambil menyerahkan satu troli pakaian

"Ne!!"jawab Yuri dan Sica berbarengan

"Sini aku bantu"kata Sooyoung yang baru saja datang dari toilet

"Silahkan "jawab Sica sementara Yuri asik menyensor baju yang ada di troly

"Yuri-aa!! kau masih pacaran dengan Yunho???"tanya Sooyoung memecahkan kesunyian

"Ne"jawab Yuri singkat

"Kalian berdua awet sekali yah walaupun sudah tidak satu tempat kerja lagi"tanya Sooyoung lagi

"Yah harus gitu dong"jawab Yuri sambil tersenyum

"Sica-aa!! kenapa kau diam saja??apa kau punya masalah"tanya Sooyoung yang sedari tadi memperhatikan wajah Sica yang murung

"Tidak!! aku sedang tidak ada masah kok"jawab Sica dengan senyum kecut

"Apa kau sedang ribut dengan pacarmu??"tanya Sooyoung penuh curiga

"Tidak!!!"jawab Sica lengkap




"Hm...kalian berdua hati-hatilah dengan Sooyoung"celetuk Cangmin dari belakang

"Ya!!! apa maksud perkataanmu itu"tanya Sooyoung marah

"Kau pura-pura perdulikan dengan mereka kan???"sindir Cangmin sementara Yuri dan Sica saling menatap

"Ya!!! caplang diam kau!!!!"teriak Sooyoung

"Mwo!!! caplang??? Ya!!! namaku Cangmin bukan Caplang"Cangmin balas berteriak

"Oh namamu Cangmin!! tapi kurasa namamu lebih cocok Caplang"saut Sooyoung

"Ya!! cho Sooyong kau mau mengajakku ribut  dengan mengatai namaku yang bagus menjadi jelek sekali"kata Cangmin mulai emosi

"Kau duluan yang mulai "saut Sooyoung sambil berdiri sejajar dengan Cangmin dan saling menatap dengan tatapan sinis

"Sudah!!! sudah kalian jangan mulai lagi"kata Yuri sambil melerai keduanya

"Sooyong-aa,kau harus menjaga sikapmu kau kan seorang gadis jadi tidak sepantasnya kau bertengkar dengannya"kata Sica sambil menarik tangan Sooyoung menjauh sedikit

"Memangnya  kenapa kalau aku seorang gadis... hah!!! "kata Sooyoung sedikit melotot ke arah sica

"Dia itu bukan seorang gadis!!! tubuhnya saja yang seperti seorang wanita tapi kelakuannya seperti pria"saut Cangmin

"Ya!!!! kau mau berkelahi denganku yah"teriak  Sooyoung ,kalau saja Sica tidak menahan tubuh Sooyoung mungkin saja mereka sudah berkelahi

"Kalian berdua ini sungguh aneh!!! masalah sepele saja kalian bisa bertengkar sangat dasyat seperti ini"kata Sica dengan nada sedikit tinggi

"Kau benar Sica!!" Yuri menimpali

"Sudahlah cangmin lebih baik kau pergi dari sini"bujuk Sica

"Ok..aku pergi!!! kata Cangmin






"Sampai kapan kau hanya memandang Sica dari kejahuan saja dan sampai kapan kau memendam perasaanmu padanya"celetuk Yoochun pada JJ yang sedang memperhatikan Sica sedari tadi

"Selama mataku masih bisa melihat aku akan terus menatapnya dan sampai keberanianku terkumpul aku akan menyatakan cintaku"jawab JJ

"Kau ini selalu saja seperti ini bila di kasih tahu"seru Yoochun

"JJ!! tolong bantu aku poto copy laporan ini dong"pinta Yoona

"Ya!! di sini kan ada Yoochun kenapa kau memintaku"saut JJ

"Memengnya kau tidak mau membantuku??"tanya Yoona dengan wajah memelas

"Tentu saja aku mau!! tapi tidak biasanya kau memintaku bila ada Yoochun!! Ya!! apa kalian bertengkar lagi"seru JJ sambil menatap ke arah Yoochun dan Yoona

"Kami tidak sedang bertengkar"jawab Yoochun

"Aku tidak bertengkar dengannya!!! hanya saja aku kesal akan sikapnya yang pecicilan"jawab Yoona

"Pecicilan??Yoona-aa,apa maksudmu"tanya Yoochun yang tidak paham akan maksud Yoona

"Kau tidak merasa yah!!! padahal aku jelas-jelas melihatmu bercanda dengan senangnya dengan para gadis di divisi lain"kata Yoona ketus

"Itukan hanya bercanda saja"jawan Yoochun

"Apapun itu aku tidak suka melihatnya"kata Yoona

"JJ!! mari kita pergi dari sini"lanjut Yoona sambil merangkul lengan JJ dan melangkah pergi meninggalkan Yoochun


@ tempat poto copy

"Kau tidak suka yah kalau Yoochun bicara dan bercanda dengan gadis lain selain kau"tanya JJ saat memoto copy laporan yang di minta Yoona

"Ne!! aku tidak suka"jawab Sica

"kalau begitu itu sama saja kau mengekang kebebasannya!! kau mengekang kebebasannya bergaul!! Yoona-ssi ,kau tidak  percaya pada Yoochun ??" kata JJ pelan

"aku percaya padanya!! tapi aku tidak percaya pada gadis yang di ajaknya bicara"kata Yoona

"Yoona-ssi,aku tahu bagaimana sikap Yoochun,Yoochun tipe orang yang tidak suka di kekang"seru JJ sambil merapikan kertas yang sudah di poto copynya

Setelah selesai memsbantu Yoona memoto copy laporannya JJ berjalan ke arah kantin,setelah tiba di kantin JJ mendapati Sica  sedang duduk sendirian sambil meneguk minumannya,dengan sedikit keberanian JJ mendekat ke arah Sica dan duduk di sampingnya

"Tidak biasanya kau sendirian!!! di mana Yuri"tanya JJ sambil menatap ke segala arah mencari ke beradaan Yuri

"Yuri sedang ada di toko!! aku haus maka aku datang kemari"saut Sica ketus

"Sica terlihat sangat sedih!! sepertinya dia sedang banyak masalah"guman JJ

"Kau tampak murung!! apa kau sedang ada masalah"tanya JJ ragu-ragu

"Aku tidak punya masalah apapun!! sudah ku bilang aku haus makanya aku kemari,lagi pula kenapa kau tiba-tiba care padaku!! sok perduli akan ke adaanku sementara kau selama ini bersikap dingin padaku"teriak Sica tampa sadar yang membuat semua mata menatap ke arah mereka,JJ tampak kikuk karna setiap mata menatap ke arahnya

"Kau tidak perlu sok perduli padaku"kata Sica ketus lalu melangkah pergi

"Memangnya ada yang salah akan ucapanku hingga sica begitu marah padaku"kata JJ pelan sambil menaruh tangannya di bibir




@SEPULANG KERJA..

Yoochun mengajak Yoona nonton setelah pulang kerja,awalnya Yoona menolak atas ajakan Yoochun tapi karna bujuk rayu Yoochun yang lihai Yoona tidak dapt menolak ajakan Yoochun .Yoochun menggandeng tangan Yoona saat tiba di bioskop 21,mereka tampak kaget karna antriannya sangat panjang di tempat pembelian tiket.tampa sengaja mereka bertemu melihat Yunho yang sedang mengantri membeli tiket dengan gerak cepat Yoochun menghampiri Yunho dan meminta Yunho untuk membeli dua tiket lagi untuknya dan Yoona,Yoochun memberikan satu lembar uang seratus ribuan sambil membisikkan sesuatu di telinga Yunho,sementara Yoona mennghampiri Yuri yang sedang duduk di kursi pojok yang tersedia di sana.

Setelah selesai membeli karcis dan membeli popcron mereka memasuki ruang bioskop,mereka dapat tempat duduk paling belakang yang kebetulan sesuai dengan pesanan Yoochun.mereka duduk bersebelahan saat lampu di padamkan dan flim mulai di putar Yoochun mulai melingkarkan tangan kananya di bahu Yoona dan menyenderkan kepala Yoona di dadanya




 sementara itu Yunho membuka plastik popcron yang ada di tangannya lalu memberikan pada Yuri,sambil memonton mereka mengunyah popcron dengan lahapnya,bedahalnya dengan pasangan Yoochun dan Yoona mereka malah asik berpengangan tangan lalu beberapa menit kemudian Yoochun membalikkan wajah Yoona ke arahnya lalu membelai wajah Yoona dengan lembut kemudian Yoochun mendekatkan wajahnya ke arah Yoona,Yoochun menatap lembut Yoona lalu memandang bibir merah Yoona,Yoona seakan tau apa yang di inginkan Yoochun,dengan perlahan Yoona menutup matanya seraya berkata "Cium aku sekarang juga sayang"

Yoochun mencium bibir Yoona ketika mata Yoona terpejam,Yoochun terus menciumi bibir Yoona terdengar erangan pelan dari mulut Yoona saat Yoochun melumat bibirnya dan memperdalam ciumannya.,karna kencangnya suara bioskop itu suara erangan Yoona tidak terdengar oleh siapapun kecuali Yuri dan Yunho,Yunho menelan ludahnya ketika melihat Yoochun dan Yoona berciuman


"Mereka berani sekali"bisik Yuri

"Sudahlah kau jangan urusi mereka!!! kita juga pernah berciuman seperti mereka"saut Yunho sambil fokus nonton

setelah selesai nonton mereka berempat pergi makan di foodcord yang dekat dengan bioskop.






@DI TEMPAT LAIN

"Sica tampak aneh sekali,ia tampak murung sepanjang istirahat siang tadi,dan juga ia marah padaku tampa sebab!! apa Sica sedang punya masalah besar"guman JJ yang sedang menunggu bus di halte

"Sica!!!! kenapa kau putusin aku???? kenapa Sica???"seru seorang namja sambil terus mengikuti Sica dari belakang

"Kenapa kau bilang?????"Sica menghentikan langkahnya

"Apa kau tidak sadar kalau selama ini kau memilih sahabat-sahabatmu itu di bandingkan aku"kata Sica penuh emosi

"Sica-aa aku sayang padamu!! aku tidak mau kehilanganmu!!!!"saut namja yang ternyata kekasih Sica

"Mianhe!! sudah terlambat untukmu!!! aku tidak mungkin pacaran dengan orang yang tidak perduli padaku dan lebih lagi dia lebih memilih temannya"kata Sica ketus sambil menatap ke arah namja tersebut

"Permisi "lanjut Sica lalu melangkah pergi dengan langkah cepat


Kekasih Sica tidak terima akan perkataan Sica,ia mengejar Sica dengan langkah panjang menuju halte bus

"Kita perlu bicara"kata namja tersebut sambil menagkap tangan Sica

"Sudah tidak ada lagi yang harus kita bicarakan"jawab Sica ketus sambil menepis tangan tangan namja itu

"Sica-aa!!!"panggil kekasihnya sambil menarik tangan Sica lagi

"Ya!!! kau tuli yah!!!!!!!!!!! sudah sudah ku bilang tidak ada lagi yang harus kita bicarakan "teriak Sica sambil menepis tangan namja itu lagi

"Sica!!"seru JJ pelan sambil bangkit dari tempat duduknya

namja itu tidak terima karna Sica tidak mau memberinya kesempatan bicara,karna emosi namja itu hampir saja memukul wajah Sica kalau saja JJ tidak menahan tangan namja tersebut

"Berlakulah sopan pada seorang wanita!! tidak pantas kau perlakukan dia seperti ini"kata JJ dengan tatapan tajam sambil menahan tangan namja itu

"Siapa kau???? kenapa kau ikut campur urusanku"kata namja itu sambil menepis tangannya dari genggaman tangan JJ yang kencang

"Aku tidak akan ikut campur kalau kau tidak berlaku kasar padanya,apa lagi gadis ini adalah teman kerjaku"jawab JJ sambil menatap ke arah Sica yang ada di sampingnya

"heh!!! teman kerjanya"seru namja itu dengan senyum sinis

"JJ!! sudahlah kau tidak ada gunanya kau ladeni dia"kata Sica

"Sica-aa!!! beri aku kesempatan 1 x lagi"pinta namja tersebut dengan sedikit memohon

"Mianhe!! tidak ada lagi kesempatan untukmu"kata Sica

"Kenapa?????berikan alasan kenapa kau tidak bisa lagi menerimaku?"kata namja itu sedikit emosi

Sica tampak bingung untuk menjawabnya,ia menatap ke arah namja itu lalu menatap ke arah JJ

"Katakan apa alasannya kau tidak mau menerimaku lagi"tanya namja itu lagi

"Kau mau tahu kenapa???? ku beritahu padamu! karna dia aku tidak bisa menerimamu lagi"kata Sica sambil memeluk lengan JJ yang ada di sampingnya



TBC..


gmn???baguskah???

di tunggu saran nd kritiknya yah


thx dah baca^^

2 komentar: