kembali lagi dengan sekuel Fany...
ini adalah final dari LOve Story Tiffany^^
kali ini akan ada adengan yang mungkin membuat jantung saya sebagai penulis dan para pembaca cekat cekot #apalah..
INGAT CERITA INI DI BUAT UNTUK DI BACA^^
hAPPY READING
"Katakan padaku apa kau menyanyanyinya?"tanya Fany
"Ne."jawab Hero tampa ekspresi
"Oh..jadi kau sudah bosan denganku!!! makannya kau cari gadis yang lebih muda"kata Fany ketus
"Ini bukan yang seperti kau kira"kata Hero menjelaskan sambil menggenggam lengan Fany
"Pantas saja akhir-akhir ini kau selalu tidak ada waktu untukku,rupanya waktumu itu untuk daun muda itu"teriak Fany
"Ne..!!"kata Hero
"Hero-ssi,aku benci kau!!! kau ini menyebalkan!!! ngeselin baget sih lu!!!!!!!!!"teriak Fany lalu berlari meninggalkan Hero
Hero sama sekali tidak mengejar Fany ia hanya mengehela nafas panjang memandangi Fany yang sudah berlalu pergi
"Fany selalu saja begitu,tidak bisa melihat aku bicara akrab dengan yoja lain!!! dia selalu saja salah sangka denganku!!! Fany-ssi kau tahu aku sangat menyanyanngimu"guman Hero dalam hati
@Di tempat lain..
"Beib kenapa mukamu murung??? apa kau sakit"tanya U-know
"Aku tidak sakit!!! hanya saja ada orang yang membuatku kesal"jawab Fany sambil mayun

"Oh.. rupanya beib ku ini lagi kesal dengan orang!!!!Siapa orang itu??? Kalau bertemu dengan orang itu aku akan patahkan kaki dan tangannya karna telah membuat kekasihku kesal"kata U-know mantap
"Aisthhhhhhhh kau ini preman ya!!! seenaknya saja mematahkan kaki dan tangan orang!!!kata Fany dengan senyum kecil bi bibirnya
"Fany-ssi..." seru U-know pelan ,lalu mencium bibir Fany.sesaat U-know melepaskan ciumannya dan menatap Fany,lalu ia mencium bibir Fany lagi

Fany sama sekali tidak menolak ciuman itu,ia menerimanya,sangat menerimanya karna yang ada di pandangannya saat itu adalah Hero
Hari pertama Fany backstreet dengan U-know ia bertengkar terus dengan Hero,tapi mesra dengan U-know begitupun hari ke 2 dan ke 3 Fany dan Hero bertengkar kecil karna hal yang sama yaitu Seohyun .Fany amat sangat cemburu kalau Hero bicara dengan Seohyun.berulang-ulang Hero menjelaskan kalau ia hanya menganggap Seohyun sebagai Donsaeng'a saja tapi Fany tidak mau percaya,ia tetap saja cemburu pada Seohyun dan menganggap Seohyun adalah saingannya.
Di hari ke empat ini Fany mulai merasa tertekan karna harus backstreet dari Hero,hatinya selalu sakit bila melihat wajah Hero yang tersenyum.
"Aku harus katakan semua ini pada Hero hari ini!!! aku tidak ingin membohonginya lagi."kata Fany pelan ketika menungu Hero di tempat kerjanya
"Apa kau menungu lama"tanya Hero yang baru saja keluar dari tempat kerjanya
"Aniyo.."jawab Fany sambil tersenyum
"Hmmmm..kemana kita sekarang?"kata Hero
"Bagaimana kalau kita makan dulu"kata fany dengan manjanya
"Makan??baiklah"seru Hero
Baru saja mereka melangkahkan kakinya dua langkah tiba-tiba saja hujan turun mengguyur bumi,dengan sigap Fany mengeluarkan payung berwarna pink dari dalam tasnya.
"Untung saja aku selalu sedia payung sebelum hujan"kata Fany bangga yang menbuat Hero tertawa
"Ya!! kau ini..hahahahahahhahahahah"Hero tertawa dengan kencangnya
"Ya!!!! kenapa kau tertawa!!!! cepat tutup mulutmu itu!! tidak lucu tahu"kata Fany sedikit manja
"hahahahahahahahahahha............."
"Ya!!! kalau kau tidak diam aku akan marah"kata Fany ketus
"hahahahhahahaha...."
Karna Hero terus tertawa akhirnya Fany berjalan dengan cepat dengan payung di tangannya,melihat Fany tidak ada di hadapannya Hero segera menyusul Fany dengan langkah panjang
"Ya!!! kenapa kau jalan duluan"kata Hero lalu mengambil kemudi payung yang di pengang Fany
"Kenapa kau menyusulku???teruskan saja tertawamu sana"seru Fany sambil mendorong tubuh Hero pelan
"Mianhe..mianhe..aku tidak bermaksud menertawaimu,hanya saja aku lucu melihat seorang gadis manja sepertimu selalu membawa payung"kata Hero menjelaskan
"Memangnya hanya gadis lemah lembut saja yang boleh membawa payung"kata Fany seraya membicarakan Seohyun
"Tentu saja kau boleh!!!!!! ah...dasar mulut ini bandel sekali,seenaknya saja menertawai gadis yang di sukai"kata Hero sambil memuku-mukul l mulutnya
"Sudahlah kau tidak usah bersikap seperti itu!!!!!!!!!! kata Fany sambil memengang tangan Hero yang memukul mulutnya.
"Asal kau tidak marah lagi,maka aku tidak akan mumukul mulutku lagi"kata Hero
"Baiklah aku tidak marah lagi padamu"seru Fany
"Kalau begitu berikan aku senyuman"pinta Hero,dan Fany pun memberikan senyuman yang manis pada Hero
Hero dan Fany nampak sangat bahagia berjalan bersama dengan satu payung

@@@...
Saat pulang dari pergi makan Hero dan Fany harus berteduh di Halte bus karna kencangnya hujan yang turun.Karna sudah malam Hero dan Fany menerobos hujan untuk pulang.Rupanya payung yang mereka pakai tidak dapat melawan kencangnya hujan yang turun,dan kencangnya agin.Akhirnya mereka berdua putuskan untuk menginap di hotel terdekat.
Fany dan Hero menyewa kamar no 89,di kamar itu mereka akan menginap satu malam karna menurut berita yang mereka terima hujan dan agin kencang akan reda besok.
Fany meletakkan tasnya di lantai,tubuhnya basah kuyup dan ia kedinginan
"Kau mandilah !!"kata Hero dengan tubuh yang menggigil
"Baiklah,aku mandi duluan"kata Fany
Hero mengambil handuk dari dalam lemari yang telah di sediakan pihak hotel,dan sewaktu mereka memesan kamar Hero juga memesan satu stel pakaian untuk mereka pakai.Hero mentyerahkan handuk itu kepada Fany.Fany segera membersihkan tubuhnya dan tidak lama kemudian pihak hotel mengantarkan pakaian pesanan mereka.Hero segera memberikan pakaian tersebut pada fany dan Fany pun segera memakainya.Setelah Fany selesai membersihkan diri kini giliran Hero yang membersihkan diri.
Saat Hero mandi,Fany asik memandang ke luar jendela dimana di sana ia lihat ait ,serta agin yang kencang
"Gara-gara hujan aku tidak bisa pulang!!!!"guman Fany
"Kau tenang saja aku tidak akan macam-macam padamu"kata Hero yang baru saja selesai mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk
"Seandainya saja tadi kita cepat pulang tentu kita tidak akan bermalam di sini"kata Fany
"kau benar"kata Hero yang kini juga ada di depan jendela
"degdegdegdegdegdegdegdegdegdegde.....Omona !!! kenapa jantungku berdetak tidak beraturan begini"kata Hero dan Fany dalam hati ketika mereka saling bertatapan.mereka berdua jadi salah tingkah satu sama lain
"Aku mau nonton!! apa kau juga mau nonton bersamaku"kata Hero dengan kikuk
"Nonton?ne...lebih baik kita nonton"jawab fany
Fany duduk agak jauh dari Hero,mereka tampak cangung satu sama lain karna ini pertama kalinya mereka tidur di satu kamar.
"Kau mau nonton apa?"tanya Hero
"Apa saja "jawab fany
Hero mengambil satu drama flim dimana ia sering mengikuti drama tersebut.
"Aku harus mengatakan hal itu sekarang"guman Fany
"Hero-ssi"panggil Fany dan Heropun segera menoleh ke arah Fany
"Ada apa?"kata Hero
"Mianhe..."kata Fany
"Mianhe untuk apa?"tanya Hero
"Mianhe ..jeongmal mianhe"seru Fany
"Oh..Tuhan aku tidak sanggup mengatakannya"guman Fany
"Ya!! kau kan tidak punya salah padaku,kenapa harus minta maaf"kata Hero
"Dari pada kau terus minta maaf gak jelas,lebih baik kita nonton"lanjut Hero lembut
Fany menuruti perkataan Hero,dengan serentak mereka berdua memandang ke arah TV
"degdegdegdegdegdeg"
Degdegdegdegdegdeg"
"Omona!!! "seru Hero dan Fany ketika melihat adengan di TV tersebut

"Wah...romantis sekali"kata Fany spontan
'Romantis katamu"tanya Hero
"Ne......."kata Fany sambil menganggukkan kepalanya
Hero tersenyum simpul mendengar jawaban Fany,dengan berlahan Hero mendekat ke arah fany lalu menatap Fany dalam-dalam.Hero mencium bibir l Fany dengan lembut,ciuman itu semakin dalam saat Hero melepaskan ciumannya dan menatap lurus ke arah Fany.Fany mengalungkan lengannya di leher Hero dan menyerahkan diri pada ciuman itu.
Dengan bibir saling melumat,Hero mendorong Fany ke belakang hingga mereka separu berbaring di sofa,payudara Fany menekan kuat di dada Hero sedangkan Hero terus mencium bibir Fany dan Fany pun menikmati hal itu.Hero menghentikan ciuman itu dan menyusurkan bibirnya menuju lekuk tenggorokan Fany.Bibir Hero kembali mencium bibir Fany
Kalau saja petugas kamar tidak mengetuk pintu mungkin Hero dan Fany akan melakukan hal yang mungkin akan mereka sesali.
"Mianhe.."kata Hero ketika pelayan tersebut pergi
"Kau tidak perlu minta maaf"sahut Fany
"Aku menyukainya!!!!Aku menyukai saat kau menyentuhku!! aku menyukai saat kau menciumku!! "lanjut Fany sambil membenamkan tubuhnya di dada Hero yang bidang
"Fany-aa"bisik Hero pelan dengan merangkul tubuh mungil Fany
@KEESOKANNYA
Fany sangat cemas akan hubungannya dengan Hero,ia mulai panik akan apa yg terjadi jika ia katakan semuanya pada Hero
"Aku tidak mau menyembuyikan masalah ini lebih lama lagi!!!! aku tidak sanggup menatap mata Hero yang lembut!!!!Apapun yang terjadi aku akan katakan hari ini !!!"guman Fany mantap
Fany menghampiri Hero ke tempat kerjanya,dengan rasa cemas yang berkecampuk Fany tampak gugup saat Hero ada di hadapannya
"Ada apa!!!! Kenapa kau tampak pucat!!!! "tanya Hero sambil menyentuh wajah Fany
"Hero-aa!!! Ada hal yang sangat penting yang akan kukatakan padamu!!!!" kata Fany dengan suara yang sangat pelan
"Apa itu begitu penting hingga kau kembali lagi menemuiku "kata Hero
"Ne"
"Hero-aa,Mianhe...jeongmal mianhe...."kata Fany terbata
"Ya!!! kenapa kau selalu minta maaf padaku!!! memangnya apa yang kau lakukan hingga kau selalu minta maaf padaku""Hero-aa,sebenarnya aku dan U-know berpacaran di belakangmu"kata Fany
"Mwoooo..." Hero tampak sangat terkejut mendengar apa yang barusan di katakan Fany
"Sebenarnya aku ingin mengatakan hal ini setelah aku putus dengannya,tapi aku tidak sanggup menyimpannya lagi darimu!!!!!"kata Fany dengan mata yang berbinar
"Fany-aa,bagaimana bisa kau lakukan hal ini padaku!!!!!! oh.. jadi dari kemarin kau meminta maaf dariku karna hal ini!!! "kata Hero dengan suara sedikit meninggi
"Ne!!! sebenarnya aku ingin katakan hal ini kemarin,tapi karna kemarin kita begitu mesra jadi tidak aku katakan padamu"seru Fany
"Heh....tidak ku sangka kalian begitu terhadapku!!!! saat itu aku melepaskanmu untuknya,kau malah memilihku!!! dan saat itu U-know juga sudah merestui kita!!! tapi rupanya kalian berdua menusukku dari belakang!!!! Kalian bermesraan di belakangku,kalian berpacaran di belakangku!!!! kalian berdua............"kata Hero terputus karna rasa kecewa yang begitu besar
'Mianhe....."kata Fany sambil menitikkan air mata
"Kalau kau suka padanya kenapa tidak kau katakan dari awal!!!!! kenapa kau menyakitiku seperti ini!!!! kalau aku tahu kau menyukainya aku akan melepaskanmu untuknya dengan ikhlas!!!" kata Hero sambil menahan air matanya
"Hero-aa mianhe...!! aku tidak bermaksud menyakitimu!!! saat itu aku menerimanya karna ku kasihan padanya ,bukan karna ku mencintainya!!!!"kata Fany dengan air mata yang mengalir dengan deras
"Kasihan katamu!!!!!! Apa kau tidak salah!!!! "teriak Hero
"Hero-aa,aku hanya kasihan padanya!!! Saat itu dia memohon padaku ,aku tidak bisa menolak setelah melihat wajahnya yang sedih itu"kata Fany menerangkan
"Kalau begitu kau dengannya saja!!!! aku lepaskan kau saat ini untuknya" kata Hero ketus
"Hero-aa,aku mohon jangan tinggalkan kau!!! aku mencintaimu sangat mencintaimu!!!! aku tidak ingin kehilangan kau!!! kata Fany dengan tagis yang kencang sambil berlutut di kaki Hero
"Kau tidak perlu bersikap seperti ini!!!! seharusnya kau tahu akibat dari perbuatan yang kau lakukan!! kau memilihnya karna kasihan dan kau sama sekali tidak memikirkan perasanku!!"seru Hero
"Hero-aa,aku tahu aku salah!!!aku mohon maafkanlah aku"kata Fany
"Kau tahu kau telah menyakitiku begitu dalam"kata Hero dengan air mata yang mengalir di pipinya
"Mianhe...jeongmal mianhe...."tangis fany semakin deras sampai ia sesunggukan
"Fany-aa, semoga kau dan U-know langgeng!!!"kata Hero sambil menyeka air matanya
"Aku permisi kerja dulu"lanjut Hero lalu melangkah meninggalkan Fany yang menagis sambil jongkok
Tangis Fany semakin kencang ketika Hero meninggalkannya,begitu pun Hero tidak dapat menahan tagisnya,Hero menagis di Pojokan tempat kerjanya,sambil menggigit bibirnya Hero terus menagis.
"Sakit sekali!!!! sakit sekali!!!! "kata Hero pelan sambil memukul dadanya

"U-know-ssi,mianhe aku tidak bisa berpacaran lagi denganmu!!! sekarang aku sadar kalau aku sangat mencintai Hero!! aku sangat tidak ingin kehilangannya"kata Fany ketika ia menemui I-know di taman dekat rumahnya
"Ya!!! kenapa kau tiba-tiba berkata seperti itu!!! apa Hero sudah tahu tentang hubungan kita?"kata U-know
"Ne...!!! dia sudah tahu!!! aku yang memberi tahukannya"kata Fany dengan air mata yang hampir jatuh
"lalu apa yang ia katakan padamu?? apa dia memarahimu??? "tanya U-know penasaran
"Sudah sepantasnya ia marah padaku akan apa yang aku buat dengannya!!! aku bahkan rela kalau ia memakiku"kata Fany
"Aku kemari hanya ingin mengatakan kalau aku tidak bisa lagi berpacaran denganmu!!!! permisi!!" kata Fany sambil melangkah pergi
"Aku mohon jangan campakkan aku"kata U-know sambil memeluk tubuh Fany dari belakang
"Aku tidak mau kehilanganmu!!! aku sangat mencintaimu!!! lanjut U-know sambil mempererat pelukannya
Fany berontak saat U-know tidak mau melepaskan pelukannya,ketika ia berhasil melepaskan diri dari pelukan U-know,dengan cepat U-know merangkul tubuh Fany lagi.
"Aku tidak akan melepaskanmu sampai kapanpun"kata U-know sambil berusaha mencium Fany
"BUUUKKKKKKK" pukulan keras keras mengenai wajah U-know
"Tidak seharusnya kau bersikap seperti itu terhadap seorang wanita!!! sudah jelas-jelas dia tidak mau kau menciumnya kenapa kau malah memaksanya!!!kata Hero marah
U-know menyeka darah segar yang mengalir di pinggir bibirnya,sambil menatap tajam ke arah Hero
"Kalau kau ingin membalasku silahkan saja!!"tantang Hero
"Tentu saja aku akan membalasmu!!" kata U-know marah sambil melayangkan pukulan ke arah Hero. Hampir saja pukulan itu mengenai Hero kalau saja Fany tidak menghalanginya dengan dirinya.Fany berdiri tepat di depan Hero
"Kalau kau mau memukulnya kau pukul saja aku dulu"kata fany dengan menatap tajam ke arah U-know
"Mianhe....jeongmal mianhe....karna aku tidak bisa bersamamu"lanjut Fany,dan dengan perlahan U-know menurunkan tangannya
"Orang yang aku sukai adalah dirinya!!! orang yang selalu aku rindukan adalah dirinya!!! aku tidak mau kehilangannya"kata Fany sambil merangkul lengan Hero
"Mianhe..karna aku telah melukaimu!!! Mianhe karna aku......"kaliamat Fany terputus dengan tagis
"Kau tidak perlu menagis lagi,aku mengerti !!! aku dapat melihat cinta yang besar untuknya di matamu!! "kata U-know
Aku akan pergi dari mu!!! aku akan pergi dari kehidupan kalian berdua" lanjut U-know
"Fany-aa,qumawo untuk semua yang kau berikan selama ini!!! qumawo karna kau mau menjadi pacarku walau hanya 5 hari saja!!!sampai kapanpun kau wanita yang aku cintai,biarlah kau menjadi kenangan yang terindah untukku"kata U-know lalu melangkah pergi
Hero dan Fany terus menatap ke arah U-know sampai bayangan U-know tak terlihat lagi.
"Apa tanganmu baik-baik saja"tanya Fany memulai pembicaraan setelah selama 10 menit mereka di liputi keheningan
"Tentu saja"jawab Hero singkat
"Aku kesini ingin berpamitan padamu"kata Hero
"Pamit??? apa maksudmu??"tanya Fany penasaran
"Besok aku akan pergi ke Guangzho!!! pagi-pagi sekali aku akan berangkat"kata Hero menerangkan
"Mwo!!!! Ya!! mengapa kau menghukumku seperti ini!!! aku tahu tidak mudah bagimu untuk memafkanku"kata Fany dengan air mata yang jatuh
"Aku sudah memaafkanmu!!! aku tahu ini semua bukan kesalahanmu"kata Hero dengan bijak
"Lalu mengapa kau harus pergi"tanya Fany
"Aku pergi karna Appaku sedang sakit,dan aku juga ingin membenahi hatiku"jawab Hero
"Mianhe karna aku telah membuatmu begitu terluka!!!"kata Fany sambil menagis
Hero membenamkan tubuh Fany di pelukannya,dan tagis Fanypun meledak di pelukan Hero
"Jangan tinggalkan aku hikhikhikhikhik.........aku tidak mau kehilanganmu"kata Fany sambil menagis
"Fany-aa,sudahlah kau jangan menagis lagi"kata Hero sambil membelai rambut Fany
"Kau jangan tinggalkan aku......hikhikhikhikhikhikh"
"Mianhe aku tidak bisa"jawab Hero
"Kenapa!!! apa kau sudah tidak menyukaiku lagi?"tanya Fany
"Mianhe aku tidak bisa!!!!"kata Hero lagi
"Apa kau benar-benar ingin melepaskanku dan pergi dariku"kata Fany
"Ne"
Apa kau tidak bisa memafkanku dan memerimaku lagi"tanya Fany dengan sedikit manja
"Ne..aku tidak bisa!!"
"Ya..sudah kalau itu memang keputusanmu,kau pergi saja sekarang"kata Fany sambil menyeka air matanya
"Baiklah aku pergi dulu"kata Hero sambil membalikan badanya dan melangkah pergi.Ingin rasanya Fany menahan Hero tapi apa daya Hero yang mengiginkan pergi darinya.Hero terus melangkah tampa menoleh sedikitpun ke belakang,Fany mulai cemas dengan cepat ia memangil Hero dengan Kencang dan Hero pun menghentikan langkahnya
"Ada apa??"tanya Hero
"TTDJ"kata Fany sambil berusaha tersenyum karna yang sebenarnya ingin ia katakan adalah "jangan tinggalkan aku"
"Qumawo"jawab Hero sambil tersenyum
"Hero-ssi ini pertanyaanku yang terakhir!! apakah kau tidak bisa menerimaku lagi"kata Fany
"Ne..aku tidak bisa............"kata Hero sambil menatap Fany
"Oh..."seru Fany langsung tertunduk
"Aku tidak bisa menolakmu!!! itulah yang ingin aku katakan padamu"kata Hero kemudian
Dengan cepat Fany mengangkat wajahnya sambil tersenyum senang.Fany dan Hero saling bertatapan dan tersenyum satu sama lain.
END..
gmn???bgs gg??
di tunngu koment'a y??
klw suka jangan lupa like'a ^^
thx dah baca^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar